GOLDEN WORDS

Akar Segala Kebaikan Adalah Taqwa, Jika Akar Itu Ada Maka Semuanya Ada

Tuesday, October 26, 2021

Bhaghasasi ke Bhaghasasi

Sebenarnya sudah lama ingin ku tuliskan sedikit sajak untuk menandai kepergian ku dari Baghasasi ke satu tempat yang syarat akan saksi sejarah tentang berdirinya Negara ini, yaitu Ngayogyakarta Hadiningrat. Namun karena masih sibuk kesana kemari dan begitu ada waktu ada masalah teknis pada akunku sehingga baru kali ini aku mulai lagi tulisan di blog ini.  Tak disangka, rupanya Blog ini lebih setia dari pada dia yang meninggalkanmu tanpa basa-basi dengan sejuta alasan tak berarti.  

Entah kenapa hati ini selalu terusik oleh Blog yang tak banyak pengunjung, merasa berdosa telah mengabaikan yang lama setia menemani hari ku. Mungkin seperti itu jugalah perjalanan kita, merindukan yang diangan-angan, dan meninggalkan yang ada, namun setelah beberapa waktu angin rindu dari masa lalu datang berlahan dan menarik-narik kesadaran akan masa lalu. Tentang kenangan yang dahsyat, atau sekedar yang sederhana.  Semua itu menyiksa, sulit untuk tak dicerita.


S. A. J. A. K.   C E R I T A

Hentak sorak sorai kalimat akbar Pencipta seperti menampar telinga

Hampir setiap saat teringang ditelinga

Sepinya belum menghampiri riuahnya sudah tiba lagi

Tekadku ini semua harus diakhiri


Keributannya tentu membangunkan semua mata yang terlelap

Atau mata yang ingin merebut kursi Tuhan di rumah -Nya

Tapi mata srigala itu hanya beberapa gelintir dan tak sebanding

Boleh jadi karenanya, ujian itu tiba

Tetapi masih banyak sekali mata tulus dan taat


Karunia besar Dia memberi kesempatan ku berada diantara konflik ini

Seberapa dewasa iman kita, seberapa baik tutur kita dan seberapa tulus niat kita

Rentan waktu mendokumentasi setiap gerak kami

Pencerahan ke dalam harus segera dibangun dan dikuatkan

Sebesar apa pun Bahtera itu, ketika pengikatnya rapuh 

Maka tak akan sanggup menahan badai


Alhamdulillah tsumma alhamdulillah

Pelan namun pasti, diakhir semester awal kekuatan tumbuh siap melaju

Bagian yang memberatkan laju Bahtera sedikit demi sedikit menghilang

Kericuhan yang muncul mengakibatkan luka sosial

Namun bersamaan dengan itu, ide-ide cemerlang tumbuh 

Bak obat, dia mengobati luka-luka itu


Ketika telah dipastikan luka itu sembuh

Taqdir hidup pun datang

Saat saya harus meninggalkan Bhaghasasi menuju Bhaghasasi yang lain

Namun unsur yang mengganggu itu akan selalu ada

Bahkan saat aku ditempat Bhaghasasi yang baru

Disadarai atau tidak, semua itu justru memajukan kita

Hingga detik ini aku masih berjibaku dengan ego dan kebodohan

Entah sampai kapan

Aku trimo lumakuning ngarsaning  agawe urip

...

Selamat berkhidmat untuk Tuhan


Ngayogyakarta Hadiningrat, 27102021


Wednesday, May 21, 2014

Main Layang-layang

Bekasi - 18 Mei 2014, dua hari setelah masjid disegel Pemkot Bekasi, pertama kali Zam- zam bisa naikkan layang- layang sendiri.  Lihat aja dia ajak Tahir adiknya main sama-sama.

Friday, March 7, 2014

MTA

Ucapan syukur alhamdulillah barangkali yg bisa terucap untuk mewakili rasa gembira.  Rasa itu cukup beralasan mengingat baru saja diadakannya TV LID 32" untuk memenuhi kebutuhan para tamu berupa tayangan televisi komunitas.
Dengan adanya media ini insyallah informasi soal organisasi menjadi lebih lengkap dan mudah.
MTA menjadi lebih dekat dn menjadi sarana tarbiyat juga bagi dan anggota di Bekasi khususnya.
Chanel yang lain jg dapat dinikmati.  Semoga dengan bertambahnya sarana ini dapat menambah ghairat anggota dalam ibadah dan persaudaraan.  Aamiin.

Tuesday, October 15, 2013

OH...SAPI KU...ENGKAU KENA SKB 3 MENTERI

(Sajak2KiSWAH)  Oleh Dinu T Ahmad
(Tanggapan atas sikap Jahiliyyah Murakkab Polres Soreang Bandung Menyita Sapi milik Jemaat Soreang)

Hai Sapi, ku dengar rintihan do'a mu.Nun jauh dlm lubuk hatimu.Ujarmu dgn lugu."Tuhan, katamu."aku hanya ingin meraih ridhoMu.aku ikhlas dikurbankan pada hari yg agung ini.Tapi ku jadi heran, knpa aku dibawa ke kantor Kepolisian.aku jd bertanya dlm hati.Apa aku tidak layak dikurbankan hari ini? Hai pak Polisi, dengar dulu keterangan ku ini.aku hanya seekor sapi.aku bukan anggota Ahmadi.bahkan aku pun tak punya AIMS.walau sbnrnya Abdi Isin Moal Sorangan.Jgn bawa2 aku dlm nafsu emosimu yg tak berdasar.Jgn bawa aku ke kantor Polisi dgn kasar.Sikap kalian tidak seperti Nabi Ibrahim as , Nabi Ismail as, Siti Hajar.makhluk jenis apakah kalian? Terbuat dari apakah hati & otak kalian?aku hanya milik tuanku yg sudah membeliku.Jadi biarkan tuanku mengurbankanku,untuk meraih ridho Tuhanku, Tuhan tuanku, & Tuhanmu.Tuhan yg sama2 kita sembah sehari semalam lima waktu.Cantiklah dlm bersikap.Tampanlah dlm berpikir.Ttg SKB 3 Menteri aku tak pernah mikir.jangan bawa2 bangsa ku, bangsa Sapi kedalam penafsiran SKB ngawur mu.aku keliru.aku pikir smw manusia sudah paham hal itu.Ternyata kalian lebih dungu dari dugaanku, aku yg hanya seekor Sapi, milik tuanku.Harga diriku jg makin naik & mahal.Jgn halang2i niat baik tuanku, hai kalian yg berotak bebal.Takutlah akan azab Tuhan kita yg kekal.Sesederhana itu, hai manusia. #sapikenaSKB #sapikudisita.